Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini, merupakan pertanyaan umum
yang sering ditanyakan berkenaan dengan Nama Yahweh. Agar Anda
menerima berkat setelah membaca naskah ini, taruhlah hati Anda di sudut
netral terlebih dahulu dan jangan apriori dan menganggap sesat terhadap
siapapun juga.
Nama Yahweh muncul merupakan penggenapan dari Nubuatan Kitab
Daniel pasal 12 ayat 4 dimana akhir jaman Pengetahuan akan bertambah ,
sehingga bukan hanya pengetahuan sekuler saja yang bertambah, melainkan
juga pengetahuan rohani mengenai Firman Tuhan, khususnya berkenaan
tentang pemulihan NamaNya sendiri, sebab Yeshua yang selama ini kita kenal
dengan nama Yesus harus tetap tinggal disorga sampai pemulihan segala
sesuatu terjadi (Kisah 3: 21) dan salah satu diantara pemulihan tersebut
adalah mengenai Nama Bapa yang sudah tidak dikenal oleh umatNya sendiri
di Indonesia sehingga namaNya malah dianggap sesat.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah :
1. Kenapa masalah nama saja dipermasalahkan? Bukankah dari dahulu tidak
pernah ada masalah? Apa sih artinya sebuah nama?
Jawabannya:
Nama, memang harus dipermasalahkan, karena di dalam sebuah
"Nama" terdapat reputasi, kehadiran, karakter dan mengandung arti yang
sangat dalam bagi si penyandang nama itu. Karena itulah, maka semua
yang ada di dunia ini mempunyai nama, baik benda-benda yang ada di
bumi maupun yang ada di angkasa, tumbuh-tumbuhan, tempat dan
sebagainya, semua punya nama, apalagi manusia. Tidak ada satu
manusiapun di dunia ini yang tidak punya nama, bahkan binatang
kesayanganpun banyak yang diberi nama yang menyangkut keberadaan
dan pribadi si pemilik nama itu. Apalagi Tuhan sang pencipta langit dan
bumi, tentu saja punya nama.
Bahkan nama dapat membedakan jenis kelamin si pemilik nama
secara umum, untuk dapat segera mengidentifikasinya. Misalkan jika di
Jawa Tengah, ada seseorang yang bernama Yanto, Bambang, Karno dan
Eko, pasti orang akan mengetahui bahwa si penyandang nama-nama
tersebut, secara umum pasti berjenis kelamin laki-laki. Tetapi jika orang
bernama Sriyani, Santi, Yanti, Hartini, dapat dipastikan bahwa si pemilik
nama tersebut berjenis kelamin perempuan.
Bagi orang yang tidak meneliti Firman dengan baik, memang akan
beranggapan bahwa selama ini tidak ada masalah, atau Tuhan sendiri
dianggap tidak pernah mempermasalahkan ... masalah NamaNya, mau
dipanggil apa saja tidak masalah, apalagi masalah kekeliruan soal Nama ini
sudah berlangsung lama di Indonesia dan seolah-olah tidak ada masalah,
padahal sangat bermasalah. Terhadap umat Islam misalkan, bagaimanapun
umat Islam berpendapat sesuai dengan Qur an QS112 Al Ikhlas 1-3
yang mengatakan : Qul huwallaahu ahad (Katakanlah ALLAH itu ESA)
Allah hussomad (ALLAH adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya
segala sesuatu) Lam yalid wa lam yuulad (Tidak beranak dan tidak pula
diperanakkan) Wa lam yaqul lahu kufuan ahad (dan tidak ada seorangpun
yang setara dengan Dia). Jadi MENYEBUT ALLAH DALAM KEKRISTENAN
TENTU MENYINGGUNG PERASAAN AGAMA ISLAM, karena dalam
kekristenan jadi ada istilah Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh dan Bunda
Allah, yang sebenarnya dalam Kitab Suci Asli berbahasa Ibrani, tidak ada
istilah itu semua. Kalau ada umat Islam yang mengatakan bahwa umat
Nasrani mau menyebut Allah juga tidak masalah, itu orang Islam yang tidak
mengerti Kitab Sucinya sendiri. Karena Dalam Qur an Allah itu Nama
pribadi atau personal Name bukan generic Name.
Melalui kesempatan ini, saya akan mengingatkan bahwa Tuhan yang
disembah oleh Avraham, Yitskhaq dan Ya'aqov, yaitu Tuhan sang pencipta
langit dan bumi ini, sejak dahulu selalu mempermasalahkan Namanya,
karena itu Dia berkata dalam kitab Keluaran 20: 7 sebagai berikut :
al yK awvl ^yhla hwhy-ov-ta aft al
awvl wmv-ta afy-rva ta hwhy hqny
Lo tisa et-shem-Yahweh e loheikha lashawe ki lo y naqe Yahweh et
sher-yisa et-sh mo lashawe
Artinya: Jangan menyebut nama Yahweh Tuhanmu dengan
sembarangan, sebab Yahweh akan memandang bersalah orang yang
menyebut namaNya dengan sembarangan.
Kitab Suci berbahasa Inggris The Scripture menulis: You do not
bring the Name of Yahweh your Elohim to naught, for Yahweh does not
leave the one unpunished who brings His Name to naught.
Coba perhatikan, memanggil namaNya sembarangan saja
dilarang, apalagi mengganti NamaNya dengan nama sesembahan lain
yang bukan nama diriNya.
Yang dimaksud dengan memanggil dengan sembarangan , selain
mengganti namaNya ... juga misalkan:
- Berjanji demi nama YAHWEH tapi mengingkarinya. Imamat 19:12
- Mengutuk orang dengan menggunakan nama YAHWEH.
- Memanggil nama YAHWEH dengan tidak hormat.
- Mengutuk nama YAHWEH, apalagi menganggap Nama Yahweh itu sesat.
- Memanggil YAHWEH tetapi tidak dengan tulus dan asal2 an.
Jadi Yahweh sangat mempermasalahkan NamaNya, karena itu
lebih jauh firman Tuhan berkata di dalam Kitab Keluaran 3: 15 sebagai
berikut :
ynB-la rmat-hk hvm-la oyhla dw[ rmayw
yhla ohrba yhla okytba yhla hwhy larfy
ol[l ymv-hz okyla ynxlv bq[y yhlaw qtcy
rd rdl yrkz hzw
Wayomer od Elohim el-Moshe ko-tomar el-b ni Yisrael Yahweh elohei
avotekem elohei Avraham elohei Yitskhaq we'elohei Ya aqov shelakhni
aleikem ze-sh mi le'olam weze zikri ledor dor
Artinya : Selanjutnya berfirmanlah Tuhan kepada Moshe : Beginilah
kau katakan kepada anak-anaknya Yisrael: Yahweh, Tuhannya Avraham,
Tuhannya Yitskhaq dan Tuhannya Ya aqov, telah mengutus aku
kepadamu: Inilah namaKu selama-lamanya dan inilah sebutanKu dari
generasi ke generasi.
Kitab Suci the Scripture menulis: And Elohim said further to Moshe,
Thus you are to say to the children of Yisrael, YAHWEH elohim of your
fathers, the Elohim of Abraham, the Elohim of Yitskhaq, and the Elohim of
Ya'aqob, has sent me to you. This is My Name forever, and this is My
remembrance to all generations.
Dalam Kitab Yirmeyahu / Yeremia 16: 21 sebagai berikut :
ydy-ta o[ydwa tazh o[PB o[ydwm ynnh !kl
hwhy ymv-yK w[dyw ytrwbG-taw
Laken hin'ni modiam bappam hazot odiem et-yadi we'et-g'vurati we'yad'u
ki-sh mi Yahweh
Artinya : Sebab itu, ketahuilah. Aku mau memberitahukan kepada
mereka, sekali ini Aku memberitahukan kepada mereka kekuasaanKu dan
keperkasaan Ku. Supaya mereka tahu, bahwa namaKu Yahweh.
Kitab Suci The Scripture menulis : Therefore see, I am causing
them to know, this time I cause them to know My hand and My might. And
they shall know that My Name is Yahweh
Lebih lanjut Kitab Yeshayahu / Yesaya 42: 8 sebagai berikut :
!Ta-al rxal ydwbkW ymv aWh hwhy yna
oylysPl ytLhtW
Bunyinya : Ani Yahweh hu sh mi uk'vodi leakher lo-eten ut'hilati
lap'silim.
Dimana artinya Aku ini Yahweh, itu namaKu; Aku tidak
memberikan kemuliaanKu kepada yang lain atau kemasyhuranKu kepada
patung.
Jika di Indonesia sudah berlangsung lama dan dianggap tidak
masalah, pernyataan tersebut tidak punya dasar firman Tuhan, sebab
dengan jawaban di atas sudah jelas bahwa memasukkan nama Allah
dalam kekristenan sangat bermasalah. Ada yang berpendapat kalau
Tuhan marah seharusnya gereja-gereja dihukum atau diperingatkan,
buktinya sampai saat ini gereja yang menyebut Allah masih banyak yang
berdiri dengan kokoh?. Sebenarnya dengan banyaknya gereja dirusak,
dibakar bisa saja itu merupakan peringatan keras dari Tuhan, cuma tidak
dapat dipahami oleh hamba-hambaNya sendiri.
Kalau ada orang mencuri tidak ketahuan dan tidak ditangkap polisi,
lalu melakukan pencurian terus menerus, apakah hal itu berarti diijinkan
Tuhan? Padahal sudah ada firman Tuhan yang mengatakan Jangan
Mencuri (Keluaran 20: 15 dan Ulangan 5: 19). Coba renungkan!. Apakah
Persangkaan manusia lebih memiliki kekuatan hukum dari pada firman
yang sudah tertulis?
Rev. Yakub Sulistyo, STh, MA
Gereja Pimpinan Rohul Kudus “Surya Kebenaran”
AMBARAWA
JAWA TENGAH – INDONESIA