Kamis, 09 September 2010  |  
Bersorak-sorailah bagi Elohim, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemulian nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Elohim: 'Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk dengan patuh kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu' (Maz 66:1-4)
    ARTIKEL DETIL
01-02-2010
TANGGAPAN ATAS PEMIKIRAN DR. IOANES RAHMAT
DALAM BUKUNYA
MENGUAK KEKRISTENAN YAHUDI PERDANA
 
 
Oleh:
Teguh Hindarto,MTh.

INTRODUKSI


Secara pribadi saya mengucapkan selamat kepada DR. Ioanes Rahmat dengan segala kemampuan dan pengusaannya yang brilian terhadap teks-teks ekstrakanonik Perjanjian Baru telah membuka cakrawala dan wawasan mengenai pemahaman doktrinal dan devosional yang heterogen dalam Kekristenan mula-mula. Lebih jauh dari itu kita merasa lebih dekat dengan sumber-sumber ekstrakanonik yang dalam saat-saat tertentu pandangan teologisnya sejalan dengan Kitab Kanonik namun pada sisi lain memperlihatkan perbedaan yang tajam, khususnya dalam memandang hakikat Yesus, relevansi Torah, kerasulan Paulus. Demikian pula saya ucapkan terimakasih kepada Jusufroni Center (JRC) yang berani mengangkat gagasan dan pandangan teologis dalam kitab-kitab ekstrakanonik demi dan untuk mewacanakan pemahaman dan penyebarluasan visi Judeo-Christianity yang diusung oleh Abuna DR. Jusufroni.

Nampaknya ini buku pertama yang secara khusus mengulas kitab-kitab ekstrakanonik setelah buku yang ditulis Desy Ramadhani dengan judul ”Menguak Injil-Injil Rahasia“. Perbedaannya, kajian Desy Ramadhani dalam bukunya lebih kearah deskriptif mengenai sumber-sumber ekstrakanonik yang harus diketahui oleh umat Kristen di Indonesia, terkait dengan maraknya publikasi penemuan-penemuan kitab yang bercorak heretik, gnostik, ekstrakanonik yang akhir-akhir ini dikonsumsi oleh publik baik Kekristenan maupun non Kristen seperti penerjemahan penemuan ”Gospel of Judas“ (Injil Yudas), penerbitan novel ”Davinci Code“, penerjemahan buku, ”Misquoting of Jesus“, penemuan ”Makam Talpiot“ yang dihubung-hubungkan dengan makam Yesus dan keluarganya. Sementara DR. Ioanes Rahmat melakukan lebih jauh lagi dengan deskripsi yang dilakukan dalam bukunya. Setelah melakukan sinopsis terkait sumber-sumber ekstrakanonik yang secara khusus membicarakan pemahaman-pemahaman yang dianggap olehnya sebagai sumber-sumber tertua mengenai Kekristenan Yahudi yang bersebrangan dengan Rasul Paul yang dianggapnya sebagai penganjur Kekristenan Helenis, maka DR. Ioanes Rahmat mengajak kepada para pembacanya untuk menjadikan sumber-sumber ekstrakanonik tersebut sebagai dasar untuk mengembangkan prinsip-prinsip Judeo Christianity di Indonesia. Hal ini tersirat dari pernyataannya bagian pendahuluan, ”Pendek kata, bagi siapapun di Indonesia yang memandang iman Abraham dan iman komunitas-komunitas Yahudi Kristen perdana sebagai iman yang autoritatif dan tetap relevan untuk dikaji dan dihayati kembali pada masa kini di dalam negeri yang mayoritas penduduknya Muslim, buku ini dapat menjadi suatu pemandu awal bagi suatu penjelajahan yang lebih luas, lebih dalam dan lebih menyeluruh lagi, yang didalamnya saya tentu ke depannya akan mau ikut ambil bagian kembali dengan proaktif“ (hal xix) Namun demikian ada bagian-bagian dalam buku ini yang harus secara serius dikritisi. (1) Kajian kritis ini dilakukan untuk menjawab permintaan beliau dalam bagian akhir bukunya sbb: ”Akhir kata, saya ingin menyatakan bahwa buku ini sungguh-sungguh adalah sebuah buku pertama dalam bahasa Indonesia yang menguak kekristenan Yahudi perdana; karena itu, kuasailah isinya dan perdebatkanlah supaya penelitian terhadap kekristenan Yahudi awal dapat terus dilanjutkan untuk memasuki kawasan-kawasan yang belum dijelajahi buku ini...“ (hal 172-173). Saya akan memperdebatkan seluruh asumsi-asumsi yang dibangun dalam tulisan DR. Ioanes Rahmat agar pembaca memiliki perimbangan pemahaman. (2) Mengritisi dorongan yang diberikan terhadap mereka yang concern melakukan pengkajian dan penerapan Kekristenan yang berakar pada kesemitikan atau akar Ibrani. Dalam bagian pendahuluan buku ini, DR. Ioanes Rahmat berkata, ”Bahkan buku ini juga dapat diharapkan akan menjadi sebutir mutiara berharga bagi sejumlah kalangan di Indonesia yang sedang berupaya untuk mendirikan, menghadirkan, memelihara dan mengembangkan sinagog-sinagog di kawasan Indonesia yang luas. Di dalam sinagog-sinagog ini mereka dapat merayakan ibadah-ibadah Yahudi yang semarak dan mencerahkan dan melakukan pengkajian-pengkajian atau midrashim terhadap iman akbar Abraham dan relevansinya bagi pengembangan kehidupan bersama yng akur dan produktif antar umat Yahudi, umat Kristen dan umat Islam di Indonesia pada masa kini“ (hal xix). Pernyataan di atas membesarkan hati berbagai komunitas kembali ke akar Ibrani di Indonesia yang akhir-akhir ini bermunculan. Namun sejumlah rujukan literatur yang dipilih sebagai dasar membangun teologi Kristen Yahudi (Judeo Christianity) – yang didasarkan pada teks-teks ekstrakanonik- mengandung sejumlah masalah serius terkait dengan validitas dan nilai historisnya dengan ajaran Yesus. Kita tidak akan mendirikan sebuah mazhab berpikir atau suatu perspektif teologi yang didasarkan pada pemahaman-pemahaman heretik yang diwakili oleh naskah-naskah ekstrakanonik. Kita menghargai pemahaman heterodok yang berkembang saat kekristenan awal yang berakar pada nilai-nilai Yudaisme yang bersentuhan dengan pemahaman gnostik dan helenistik. Namun menjadikan sumber-sumber literatur dalam situasi yang dipengaruhi pemahaman gnostik dan helenistik tersebut sangat membahayakan bangunan apa yang akan kita dirikan. Sejauhmana bahaya-bahaya tersebut terdeteksi akan kita kaji dalam pembahasan berikutnya. ........... Baca Selengkapnya
 
Komentar terhadap Artikel ini dapat Anda kirim ke komentar@messianic-indonesia.com
Jangan lupa untuk mencantumkan Judul Artikel ini dalam komentar Anda

Anda juga dapat berpartisipasi dalam situs ini
dengan mengirimkan Artikel anda ke redaksi@messianic-indonesia.com
--- ---
Shalom Alaika !!!
Selamat datang,

selamat bergabung di komunitas Messianic Indonesia.
Semoga website ini dapat menjadi berkat bagi saudara.

 

©2007 Messianic-Indonesia Media Team - All Rights Reserved  
Terimakasih Bapa atas kesempatan yang telah Engkau berikan untuk membangun Situs ini.
Pakailah Situs ini untuk memasyurkan dan memuliakan nama-Mu. Amin

Saran dan Kritik:
redaksi@messianic-indonesia.com