Kebanyakan doktrin Kekristenan mengatakan bahwa Minggu pagi, Yahshua bangkit dari kematian. Dan berdasarkan pertimbangan ini, dirayakanlah Hari Minggu sebagai ganti hari Sabat. Benarkah praduga demikian? Namun simaklah laporan Kitab Matius berikut: “Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu” [Mat 28:1]
Ada dua Sabat dalam minggu itu karena ada Hari Raya Paskah, Roti Tidak Beragi dan Buah Sulung. Sabat pertama adalah Sabat Mingguan, yang jatuh pada hari Sabtu. Sedangkan Sabat kedua adalah Sabat sewaktu ada Paskah/Roti Tidak Beragi yang jatuh pada Tgl 14-15 Nisan. Sabat dalam Matius 28:1 adalah Sabat mingguan setelah Sabat Hari Raya berlalu, yaitu pada tahun 31 Ms, yang jatuh pada hari Rabu petang Tgl 14 Nisan [Band. Luk 23:54]. Waktu Yahshua terkubur dalam rahim bumi adalah tiga hari tiga malam [Mat 16:21], ketika Dia wafat, bukan pada hari Jum’at sebagaimana dugaan orang selama ini [karena jika benar Jum’at, maka hanya 1 hari 2 malam], melainkan hari Rabu petang. Kapan Yahshua bangkit dari kematian? Tidak ada yang tahu persis kapan Dia bangkit, yang jelas sesuai nubuatan, tiga hari-tiga malam dalam rahim bumi, lalu bangkit dari maut. Kubur kosong ditemukan minggu pagi. Diduga, Sabtu akhir atau minggu awal [antara hari sabtu pk.18.00 – 05.00], Yahshua telah bangkit.
Selengkapnya ...